Ribuan Pecinta Burung Ikut Kontes Walikota Cup 2017

Sekurang-kurangnya 3 harga lovebird albino ribu burung kontestan hasil penangkaran dari beragam daerah di Pulau Jawa menyemarakkan lomba burung berkicau Wali Kota Mojokerto Cup II, Minggu (23/7/2017) sore. Tidak sebatas lomba, pertandingan ini sekalian menghidupkan ekonomi kerakyatan lewat penangkaran burung.

Screenshot_4

Gelora Ahmad Yani di Magersari, Kota Mojokerto sore hari ini menjelma bak kebun binatang. Merdu kicau burung berikan warna situasi sore di Kota Onde-Onde. Mulai dari tipe Anis Merah, Lovebird, Cucak Ijo, Murai Batu, Cendet, Kacer, Branjangan, Pleci, Kenari sampai burung Kolibri 'bernyanyi' sama-sama bersahutan.

Perlombaan ini di gelar di dua burung lovebird lutino arena berlainan. Demikian kerodong di buka serta sangar disangkutkan di gantangan, burung kontestan juga berkicau sama-sama bersahutan. Dari luar arena banyak kicau mania riuh menyemangati burung andalan mereka. Celoteh burung kontestan bersahutan merdu di dalam aktivitas banyak juri menilainya kepandaian kontestan.\

baca burung branjangan jantan

Pendiri Yayasan BnR Boy BnR menyebutkan, lomba burung berkicau Wali Kota Mojokerto Cup II ini spesial burung hasil penangkaran. Menurutnya, pertandingan adu merdu ini dibagi dalam 45 kelas. Mulai dari kelas pesta rakyat, kelas Majapahit, Wakil Wali Kota, BnR Mojokerto sampai kelas Wali Kota Mojokerto.

" Peserta menggapai 3. 000, dari Yogyakarta, Jawa Timur hingga Jawa Tengah, " kata pria yang akrab disapa Bang Boy ini pada wartawan di tempat.

Bang Boy menuturkan, Wali Kota Cup II ini bukanlah sebatas lomba. Menurutnya, pertandingan spesial burung hasil penangkaran di gelar untuk menghidupkan ekonomi kerakyatan. Pasalnya, di Kota Mojokerto sekarang ini penangkaran baru hanya untuk burung tipe Murai, Kenari serta Cucak Rowo.

" Lomba ini cuma layanan untuk mengadu burung hasil penangkaran. Kami harap orang-orang Kota Mojokerto dapat hidup didunia burung, walaupun cuma menangkar burung, " terangnya.

Dari tiap tiap kelas burung, lanjut Bang Boy, cuma di ambil tiga juara paling utama. Irama lagu kicauan burung, tempo kicauan serta volume kicauan jadi persyaratan paling utama penilaian banyak juri dari Yayasan BnR.

" Keseluruhan hadiah yang diperebutkan dalam lomba kesempatan ini Rp 500 juta, " katanya.

Perlombaan kesempatan ini, makin Bang Boy, jadi permulaan untuk menghidupkan penangkaran burung di Kota Mojokerto. Pihaknya berjanji akan menggelontorkan subsidi pakan burung untuk banyak penangkar yang baru berkembang.

" Kami mengeluarkan bonus untuk burung penangkaran yang menang lomba, agar mereka terpacu menangkar burung, " tandasnya.